Sabtu, 03 November 2012

Tentang Kesabaran












Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

✽~ Umar bin Khattab berkata : 


" Kami mendapatkan sebaik-baik kehidupan kami di dalam sabar."

" Sebaik-baik kehidupan yang kami alami adalah dengan kesabaran. Seandainya kesabaran itu seorang lelaki, pastilah dia seorang lelaki terhormat."


✽~ Ali bin Abi Thalib berkata:

"Ketahuilah bahwa sesungguhnya sabar itu laksana kepala bagi jasad. Jika kepala diputus tidak ada gunanya jasad ini." Kemudian beliau berkata kembali," Sesungguhnya tidak ada iman bagi seseorang yang tidak memiliki kesabaran."

" Sesungguhnya kesabaran itu adalah laksana binatang tunggangan yang tidak pernah jatuh tertelungkup."


✽~ Al-Hasan berkata: " Sesungguhnya kesabaran adalah salah satu harta simpanan kebaikan, dan Allah hanya akan memberikannya kepada seorang hamba yang mulia di sisi-Nya."


✽~ Umar bin Abdul Aziz berkata," Sekali-kali Allah tidak mengaruniakan nikmat kepada seorang hamba, kemudian Dia tarik nikmat itu dan Dia hadapi dengan kesabaran, kecuali Allah menggantinya dengan yang lebih baik dari apa yang telah Dia cabut darinya."


✽~Rasulullah bersabda : Sesungguhnya di dalam dirimu ada dua sifat yang di sukai Allah yaitu santun dan sabar. (HR Muslim )


Subhanallah.." Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az-Zumar :10 )

Saudaraku.. Semoga kita mampu mengambil manfaat dari mutiara hikmah di atas.

Allah Menyukai Keindahan











Apa yang tampak indah belum tentu baik...

Namun apa yang baik akan nampak indah...

Wanita yang cantik itu indah..

Pria yang tampan itu juga indah...

Namun mereka belum tentu baik...

Sesungguhnya akan jauh lebih indah dan baik apabila wajah yang rupawan dihiasi dengan iman dan akhlaq yang mulia...

Saudaraku...siapapun yang terlahir ke dunia ini menyukai keindahan dan kebaikan. Demikian juga dengan Allah. " Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan "( HR. Al-Hakim). " Allah itu indah dan mencintai keindahan, murah hati dan menyukai kemurahhatian, menyukai akhlaq yang mulia dan membenci akhlaq yang tercela."(HR.Baihaqi). "

Saudaraku...Allah menciptakan alam semesta ini penuh dengan keindahan. Lihatlah bintang yang gemerlap di malam hari. Lihat pula pohon, gunung, sawah, laut dan berabagai benda di alam raya ini, begitu indah bukan? Begitu juga dengan kita. Allah telah menciptakan kita dengan seindah-indah bentuk , segalanya serba serasi sesuai dengan fungsinya.. Subhanallah... Maka masihkah memungkiri akan nikmat-Nya saudaraku... Maka sebagai wujud rasa syukur atas karunia keindahan itu, mari hiasi pribadi kita dengan iman dan akhlaq yang menawan sehingga akan menjaga keindahan itu semata-mata demi ketaatan kepada Allah yang Maha Menyaksikan...

Tuntutlah Ilmu dari Buaian Hingga ke Liang Lahat












Umar bin Abdul Aziz berkata :"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan duniawi maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan ukhrowi maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barangsiapa yang menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu."

Saudaraku, sejatinya tiada kata berhenti dalam belajar,mulai dari belajar mempertahankan hidup hingga mengembangkan kemampuan yang kita miliki. Oleh karena itu tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat demikian pesan indah dari Rasulullah. 

Imam Syafi'i ahli fiqih menjadi salah satu tokoh dalam masalah mencari ilmu. Beliau lahir bukan dari keluarga yang kaya, untuk bisa belajar beliau harus mengais tempat pembuangan sampah di kantor Daulah Islamiyah untuk mencari kertas bekas yang masih dapat dipakai untuk mencatat pelajaran dari gurunya.Ketekunannya tidaklah sia-sia, beliau akhirnya menjadi salah seorang ulama terkemuka. Dalam sebuah kisah dituturkan karena terlalu banyaknya catatan pelajaran yang bertumpuk di kamarnya, membuat beliau sulit untuk berbaring tidur. Yang dilakukan beliau adalah menghafal seluruh isi catatan lalu membakarnya. Barulah kamarnya dapat dipakai untuk tidur. Subhanallah.. 

Dalam perkara menuntut ilmu Imam Ali karamallahu wajhah berkata : " Ilmu lebih baik dari harta. Harta membuat kita sibuk menjaganya, sementara ilmu menjaga kita." Ali Radhiyallahu Anhu juga berkata :" Harta habis bila dinafkahkan, sementara ilmu berkembang jika dipergunakan."

Saudaraku, tak dapat dipungkiri di antara kita sering enggan untuk belajar. Mengapa hal ini terjadi? Karena kita lebih suka melihat hasil akhir daripada proses yang membutuhkan ketekunan dan waktu yang lama. Begitu mudahnya kita berdecak kagum dengan prestasi belajar saudara kita tanpa mengambil hikmah dari perjuangannya di balik kesuksesannya itu. Kita tidak melihat bahwa mereka yang sukses harus jatuh bangun untuk meraih keberhasilan. Orang yang sukses banyak belajar dari kegagalan, lantas berlatih tiada henti, menghilangkan kemalasan disertai do'a dan tawakkal sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah Sang Penggenggam Kehidupan.

Jumat, 02 November 2012

AKU RINDU IBU













Ibu……
Separuh hidupmu telah engkau berikan untukku
Waktumu untuk mencintaiku
Air matamu mengalir untukku
Nyawamu engkau korbankan untuk keselamatanku 
Ibu……

Begitu banyak cintamu untukku
Ketika aku menangis, engkau ulurkan tanganmu
Disaat aku bersedih, engkau tersenyum untukku
Dikala aku senang, ada tawamu untukku

Ibu……
Karena-NYA, hanya engkau yang ada dihatiku
Karen-NYA, hanya engkau wanita yang ku sayangi
Sejuta cintaku, sejuta kasihku, sejuta perhatianku
Dan sejuta sujudku ditelapak kakimu

Ibu……
Aku ingin menghapus air matamu
Aku ingin merasakan pedihnya hatimu
Aku juga mau merasakan jika Ibu sedang sedih
Tapi aku tak mampu berbuat seperti yang Ibu lakukan padaku

Ibu……
Aku mencintaimu karena-NYA dengan sepenuh hati dan jiwaku
Hanya untuk Ibu seorang
Ya ALLAH……
Izinkan aku menggantikan kesedihan Ibu dengan tawaku
Aku ingin merasakan perih dan pedih yang Ibu rasakan
Aku hanya ingin menyeka air matanya

Ya ALLAH……
Izinkan aku mengabdikan hidup ini pada Ibu
Seperti disaat Ibu melahirkanku

Ya ALLAH……
Izinkan aku menjadi tempat mengadu bagi Ibu
Seperti aku yang sering berkeluh kesah padanya

Ya ALLAH……
Angkat dan ringankanlah beban Ibuku
Karena hanya ENGKAU yang bisa melakukannya
Karena hanya ENGKAU tempat dimana Ibuku mengadu

Ya ALLAH……
Pelihara dan rawatlah Ibuku dengan kasih dan sayang-MU
Seperti Ibu merawatku dari kecil hingga sekarang
Dengan kasih sayangnya yang takkan pernah bisa terbalas

Ya ALLAH……
Ampuni dan selamatkanlah Ibuku
Bahagiakan dan muliakan sisa umurnya
Ampuni diri ini jikalau sering melukai hati dan menzaliminya

Ya ALLAH……
Perbagus dan indahkanlah akhlak Ibuku
Jadikan akhir hayatnya nanti khusnul khatimah
Luaskan dan lapangkanlah kuburnya nanti
Jadikan Ibuku pewaris surga-MU

Ya ALLAH……
Bimbinglah aku agar senantiasa menjadi anak yang tahu berbalas budi
Jadikan diri ini menjadi cahaya bagi hatinya
Dan cahaya bagi kuburnya kelak
Berikan sepanjang waktuku selalu bertabur doa untuknya
Untuk Ibuku……

Ya ALLAH……
Aku mencintai Ibuku karena cinta-MU

KUPU KUPU













Ketika masih ulet bulu, semua orang memandangmu dengan sebelah mata. Tapi engkau tetap tabah dan tidak mengeluarkan air mata.

Sewaktu masih ulet bulu, jalanmu terseok seok. Tapi kini engkau bisa terbang dengan berlenggak lenggok

.

Saat masih ulet bulu, engkau dibasmi. Tapi kini engkau dicari dan dikoleksi.

Perjalanan hidup manusia bagai kupu kupu. Asal tangguh dan bersabar dengan kehidupan pahit, maka ia akan meraih bintang di langit.

=========

Ketahuilah, bahwa terkadang ada beberapa nikmat Allah yang baru bisa digapai manusia dengan harus melalui cobaan dan ujian berat terlebih dahulu.

Bila ia sanggup bersabar dan tabah dalam menjalani musibah yang menimpanya, maka nikmat besar yang akan Allah berikan akan berhasil diraih.

Namun jika tidak, ia hanya menemukan kepedihan yang berbalut keluh kesah yang tiada arti.