Senin, 08 April 2013

Wasiat Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam











Dari Abu Dzarr radhiyallaahu ta'ala 'anhu, ia berkata,
"Kekasihku (Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam) berwasiat kepadaku dengan tujuh hal, yaitu :

1. Supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka.

2. Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berada di bawahku (dalam perkara harta dan duniawiyyah) dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku.

3. Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam memerintahkan agar aku menyambung karib kerabat meskipun mereka berlaku kasar kepadaku.

4. Aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan laa haulaa walaa quwwata illaa billaah (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah).

5. Aku diperintahkan untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit.

6. Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

7. Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam melarang agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia."
(HR. Ahmad dalam Musnad-nya, V/159, ath-Thabrani dalam al-Mu'jamul Kabiir, II/156, no. 1649, Ibnu Hibbaan dalam Shahiih-nya, no. 2041 -al-Mawaarid, Abu Nu'aim dalam Hilyatu Auliyaa', I/214, no. 521, dan al-Baihaqi dalam as-Sunanul Kubra, X/91, Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah, no. 2166)

Meskipun hadits ini dikatakan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam kepada Abu Dzarr radhiyallaahu ta'ala 'anhu akan tetapi hadits ini bersifat umum berlaku kepada seluruh kaum muslimin.

SABAR ITU TAK TERBATAS












Sebagian orang menyangka kesabaran memiliki batas. Maka jika dianggap sudah melewati batas, ia diperbolehkan untuk bertindak diluar aturan. Anggapan seperti ini tidaklah benar. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10). Allah telah menyiapkan pahala bagi mereka yang sabar dengan pahala yang tak terhitung. Hal ini menunjukkan besarnya keutamaan orang yang bersabar.

Syaikh As-Sa’di mengatakan dalam tafsirnya :”Maka Allah menjanjikan bagi orang-orang yang bersabar dengan pahala yang tak terhitung, yaitu pahala yang tidak terbatas dan tidak terukur. Hal tersebut tidak dapat terjadi kecuali karena keutamaan dan kedudukan sabar di sisi Allah”. Jika Allah telah menyiapkan pahala yang begitu besar bagi orang yang bersabar, maka mengapa kesabaran harus kita batasi?. Selain itu, kita juga yakin bahwa seluruh permasalahan yang datang, tidak mungkin melebihi kemampuan yang dimiliki seorang hamba. Sebagaimana firman Allah (yang artinya), “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqoroh 286).

Oleh karena itu segala permasalahan yang kita alami, niscaya dapat kita selesaikan dengan kesabaran, izin serta kekuatan dari Allah ta’ala. Kita beriman bahwa Allah adalah Dzat yang maha kuasa yang memiliki hikmah yang sempurna dalam seluruh ketetapan yang diberikan kepada makhluk-Nya. Dengan keyakinan seperti ini maka sudah sepatutnya kita bersabar dengan segala ketetapan yang terjadi pada kita, dan ingat hal tersebut merupakan ujian bagi kita. Jika kita mampu bersabar maka Allah akan menaikan derajat kita di sisi-Nya.

Semoga bermanfaat

Rabu, 03 April 2013

Akibat Sombong Dan Angkuh kepada ALLAH!










✦ Orang yang membuat kapal Titanic ditanya, Sejauh manakah keseselamatan kapal Titanic ini? Dengan nada yang egois, dia berkata “Tidak ada Tuhan yang bisa tenggelamkan kapal ini”

& Kita semua tahu apa yang terjadi kepada Titanic!

✦ Presiden Brazil Tancredo Neves semwaktu kampanye kemenangan Pemilu dan beliau mendapat 500,000 Pilihan dari parai itu dan dia berkata "tidak ada Tuhan yang bisa menjauhkannya dari jabatan presiden."

Beliau mendapat kemenangan tetapi dia jatuh sakit dan meninggal dunia sehari sebelum menjadi presiden!

✦ Cazuza, penyanyi Brazil & penyair, sewaktu persembahan beliau merokok dan menghembuskan asap rokok tersebut sambil berkata ”Tuhan ini untuk anda”

Beliau meninggal dunia pada usia 32 akibat Kanser paru-paru dengan cara yang mengerikan!

Dalam surah (Al-Isra' 17:37) ALLAH berfirman : -

وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung...

"MENDING NGGAK BERHIJAB KALAU KELAKUAN MASIH PENUH MAKSIAT!"















Nah..
Ini kalimat yang menyesatkan.
Serupa dengan ajakan setan.
Yang baik diperlihatkan jelek.
Yang jelek diperlihatkan baik.

Hijab itu adalah untuk memperjelas jati diri.
Melindungi kehormatan dan kemuliaan yang tak akan terganti

Kelak..
Hijabmu menentukan pasangan hidupmu.
Karena wanita yang taat sangat berhak punya pendamping yang taat.
Itu janji Allah.
Bukan hanya pemanis kata-kata tanpa makna.

Hijab itu adalah penjaga diri bagi lelaki yang jahat.
Dan hijab adalah perhiasan terindah bagi lelaki yang taat.

Kenapa mesti berhijab?
Karena itu adalah perintah-Nya.
Karena itu akan melindungi wanita dari lelaki yang suka maksiat.

JALAN KAKI 6000 KM DEMI NAIK HAJI


















Niat yang diperkuat oleh iman kepada Allah SWT memang bisa mengalahkan segala rintangan apa pun. Hal ini dibuktikan Hadzic, seorang pria matang (47) dari Bosnia. Uang yang ia miliki hanya 200 euro, namun tak menghalangi niatnya untuk menunaikan ibadah Haji.

“Saya ingin beribadah haji tapi saya tidak memiliki cukup uang, saya hanya membawa 200 euro untuk berjalan menuju Saudi Arabia," ungkapnya seperti dilansir Emirates. Jadi dengan tekad kuat, Hadzic memulai perjalanan dari kampung halamannya Banovici, di utara Bosnia pada bulan Desember. Ia berjalan sepanjang lebih dari 5.900 km dari Bosnia menuju Mekkah. Dalam sehari ia menuturkan mampu menemuh 12 sampai 20 mil. Turki, Yordania dan Suriah adalah beberapa negara yang berhasil disinggahi sebelum memasuki Arab Saudi....subhanallah...betapa kuatnya kecintaan pria ini pada agama islam yang suci.